Diduga Microsleep, Truk Boks Tabrak Wuling dan Pikap di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi

oleh Admin / 08 Oct, 2026

Cakrawala News | Membuka Cakrawala, Mengungkap Fakta
SUKABUMI, Cakrawala News — Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (6/10/2026) sore. Kecelakaan tersebut diduga dipicu pengemudi truk boks yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat ketika berkendara.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.15 WIB itu melibatkan sebuah Mitsubishi Light Truck Box, minibus Wuling Confero, dan Suzuki Pick Up. Berdasarkan keterangan kepolisian, truk boks melaju dari arah Cibolang menuju Jalur Lingkar Selatan sebelum kemudian menabrak bagian belakang Wuling Confero.
Benturan tersebut membuat Wuling terdorong ke depan hingga menghantam Suzuki Pick Up yang saat itu sedang berhenti di tengah pulau jalan.
Kendaraan pikap tersebut diketahui sedang digunakan dalam pekerjaan perbaikan penerangan jalan umum (PJU). Kondisi ini membuat lokasi kecelakaan sekaligus menjadi area aktivitas pekerja di badan jalan.
Pengemudi Diduga Kurang Konsentrasi
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Indera Lesmana, mengatakan kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi truk kurang berhati-hati dan kehilangan konsentrasi.
Polisi juga menduga pengemudi mengalami microsleep ketika mengemudikan kendaraan.
Menurut keterangan yang disampaikan kepolisian, truk kemudian menabrak bagian belakang Wuling Confero yang dikemudikan RAR. Setelah terdorong akibat benturan, Wuling menghantam Suzuki Pick Up yang dikemudikan YS.
Satu Pengemudi Mengalami Luka
Akibat kecelakaan tersebut, ketiga kendaraan mengalami kerusakan. Pengemudi Wuling Confero mengalami luka dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RS Betha Medika Cisaat, Kabupaten Sukabumi.
Petugas Satlantas Polres Sukabumi Kota kemudian melakukan penanganan di lokasi, mendata kendaraan dan pengemudi yang terlibat, serta melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan.
Pekerjaan PJU Juga Perlu Pengamanan Ekstra
Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa pekerjaan pemeliharaan fasilitas jalan membutuhkan sistem pengamanan yang memadai, terutama ketika kendaraan dan pekerja harus berada di area lalu lintas.
Kendaraan yang berhenti di badan atau bagian tertentu dari jalan seharusnya mudah terlihat oleh pengendara dari jarak yang cukup. Penggunaan traffic cone, lampu peringatan, rambu sementara, serta petugas pengatur lalu lintas menjadi bagian penting untuk memberikan tanda kepada pengendara bahwa terdapat aktivitas pekerjaan di depan.
Dalam pemberitaan di lokasi, pekerja PJU disebut sempat mengatur arus lalu lintas dan memasang traffic cone sebagai penanda pekerjaan.
Microsleep Bisa Terjadi dalam Hitungan Detik
Kasus di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi juga kembali mengingatkan masyarakat mengenai bahaya microsleep.
Microsleep merupakan kondisi ketika seseorang kehilangan kesadaran atau tertidur sangat singkat, bahkan hanya beberapa detik. Bagi pengemudi, waktu yang sangat singkat tersebut sudah cukup untuk membuat kendaraan melaju tanpa kendali dan menabrak kendaraan atau objek di depannya.
Risikonya semakin besar ketika kendaraan yang dikemudikan berukuran besar atau membawa muatan, karena membutuhkan jarak dan waktu lebih panjang untuk berhenti.
Karena itu, pengemudi tidak seharusnya memaksakan perjalanan ketika mulai merasakan kantuk. Berhenti di tempat yang aman untuk beristirahat jauh lebih baik daripada mempertaruhkan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Polisi Imbau Pengemudi Tidak Memaksakan Diri
Ipda Indera Lesmana mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum berkendara.
Pengemudi yang merasa lelah atau mengantuk disarankan segera mencari tempat aman untuk berhenti dan beristirahat. Selain itu, pengendara juga diminta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melewati lokasi yang terdapat kendaraan berhenti atau aktivitas pekerjaan jalan.
Kecelakaan di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota. Penanganan dilakukan untuk memastikan rangkaian kejadian serta faktor yang menyebabkan kecelakaan.
Bagi pengguna Jalan Lingkar Selatan, peristiwa ini menjadi pengingat sederhana: mengantuk bukan kondisi yang boleh diremehkan. Beberapa detik kehilangan konsentrasi dapat mengubah perjalanan biasa menjadi kecelakaan yang membahayakan banyak orang.
Ketrangan :
Sumber : https://cakrawala.news/modules/public/article.php?slug=diduga-microsleep-truk-boks-tabrak-wuling-dan-pikap-di-jalur-lingkar-selatan-sukabumi